-Berita-

LAUNCHING PALU MANTAP BERGERAK PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DI KOTA PALU

Posted By Dinkes Palu, 22 Juli 2022 | Berita | Dibaca 27 kali

Sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya. Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah.

Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

Dalam upaya pencegahan dan penurunan Stunting, Pemerintah Kota Palu melaksanakan Launching Gerakan Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting melalui Palu Mantap Bergerak yang dilaksanakan pada hari Kamis 21 Juli Tahun 2022 di Kantor Walikota Palu. Dalam sambutannya Walikota Palu berharap "kegiatan Launching ini tidak hanya sekedar acara ceremony, tetapi merupakan wujud nyata daripada kita sekalian untuk benar-benar melakukan upaya keras agar stunting dapat kita cegah di Kota Palu", turut hadir dalam acara Launching Gerakan Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting seluruh pejabat dijararan Pemerintah Kota Palu, unsur Forkopimda serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu,  acara ini ditandai dengan pelepasan balon gas oleh Walikota dan Wakil Walikota Palu.