Lewati ke konten

Berita

Ibu Selamat, Bayi Sehat: Yuk, Bersalin di Fasilitas Kesehatan!

UPTD Puskesmas Sangurara3 menit baca7× dilihat

Persalinan merupakan momen yang sangat berharga bagi setiap ibu dan keluarga. Namun, di balik kebahagiaan menyambut kelahiran buah hati, terdapat berbagai risiko kesehatan yang perlu diantisipasi. Oleh karena itu, memastikan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan yang kompeten di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan bayi.

Persalinan merupakan momen yang sangat berharga bagi setiap ibu dan keluarga. Namun, di balik kebahagiaan menyambut kelahiran buah hati, terdapat berbagai risiko kesehatan yang perlu diantisipasi. Oleh karena itu, memastikan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan yang kompeten di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan bayi.

Persalinan yang aman bukan hanya tentang proses melahirkan yang berjalan lancar, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi kapan saja.

Mengapa Persalinan Harus Ditolong oleh Tenaga Kesehatan?

Persalinan merupakan proses alami, tetapi tetap memiliki risiko yang dapat mengancam keselamatan ibu maupun bayi. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi selama persalinan antara lain perdarahan, persalinan macet, tekanan darah tinggi dalam kehamilan, serta gangguan pernapasan pada bayi baru lahir.

Tenaga kesehatan yang kompeten, seperti dokter dan bidan, memiliki pengetahuan serta keterampilan untuk melakukan pertolongan persalinan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Dengan persalinan yang ditolong tenaga kesehatan, ibu dan bayi dapat memperoleh:

  1. Pemantauan kondisi ibu dan bayi. Tenaga kesehatan melakukan pemantauan selama proses persalinan untuk mengetahui kondisi ibu dan janin.

  2. Deteksi dini komplikasi. Tanda-tanda kegawatdaruratan dapat dikenali lebih awal sehingga penanganan yang tepat dapat segera dilakukan.

  3. Pertolongan persalinan sesuai standar. Proses persalinan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan, kebersihan, dan pencegahan infeksi.

  4. Penanganan awal kegawatdaruratan. Apabila terjadi komplikasi, tenaga kesehatan dapat memberikan penanganan awal dan melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih mampu.

  5. Pelayanan bayi baru lahir. Bayi memperoleh pemeriksaan awal, perawatan esensial, serta dukungan untuk memulai pemberian ASI.

Persalinan di Fasilitas Kesehatan, Langkah Melindungi Ibu dan Bayi

Memilih fasilitas pelayanan kesehatan untuk persalinan merupakan bagian penting dari perencanaan persalinan. Ibu hamil dianjurkan untuk merencanakan tempat persalinan sejak masa kehamilan dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.

Fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, klinik, dan rumah sakit menyediakan pelayanan persalinan sesuai kemampuan dan kewenangannya.

Selain itu, ibu hamil dan keluarga perlu mempersiapkan beberapa hal, antara lain:

  • Menentukan tempat persalinan bersama tenaga kesehatan.

  • Menyiapkan transportasi menuju fasilitas kesehatan.

  • Menyiapkan dokumen yang diperlukan.

  • Menyiapkan pendamping persalinan.

  • Mengenali tanda-tanda persalinan dan tanda bahaya kehamilan.

  • Memastikan adanya rencana rujukan apabila diperlukan.

Perencanaan yang baik dapat membantu ibu dan keluarga mengambil keputusan secara cepat dan tepat ketika persalinan berlangsung.

Kenali Tanda Bahaya yang Memerlukan Penanganan Segera

Ibu hamil dan keluarga perlu mengetahui tanda bahaya yang dapat terjadi menjelang maupun selama persalinan.

Segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila ibu mengalami:

  • Perdarahan dari jalan lahir.

  • Sakit kepala hebat atau pandangan kabur.

  • Kejang.

  • Nyeri perut hebat.

  • Demam atau kondisi tubuh yang semakin lemah.

  • Gerakan janin berkurang atau tidak terasa.

  • Air ketuban keluar, terutama jika berwarna kehijauan, berbau tidak sedap, atau disertai demam.

Tanda-tanda tersebut memerlukan pemeriksaan dan penanganan segera oleh tenaga kesehatan. Jangan menunda mencari pertolongan demi keselamatan ibu dan bayi.

Peran Keluarga dalam Mendukung Persalinan Aman

Dukungan keluarga sangat penting dalam memastikan ibu mendapatkan pelayanan persalinan yang aman. Suami, orang tua, dan anggota keluarga lainnya dapat membantu ibu dengan memberikan dukungan emosional, menemani pemeriksaan kehamilan, mempersiapkan kebutuhan persalinan, serta memastikan ibu mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan.

Keputusan untuk memilih persalinan yang aman sebaiknya menjadi kesepakatan bersama antara ibu dan keluarga dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan ibu dan bayi.

Bersama Puskesmas Sangurara, Wujudkan Persalinan Aman

UPTD Puskesmas Sangurara mengajak seluruh ibu hamil dan keluarga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Jangan menunggu hingga muncul komplikasi. Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, konsultasikan rencana persalinan dengan bidan atau dokter, dan pastikan ibu mendapatkan pertolongan yang tepat saat melahirkan.

Persalinan aman adalah investasi kesehatan bagi ibu dan bayi.

Mari bersama-sama mewujudkan ibu yang sehat, bayi yang selamat, dan keluarga yang bahagia.

Ingat! Persalinan aman, ibu selamat, bayi sehat.

Bagikan informasi ini