Dalam upaya meningkatkan perlindungan dan keselamatan tenaga kesehatan dari risiko penularan Hepatitis B, UPTD Puskesmas Sangurara melaksanakan pemeriksaan Anti-HBs pascaimunisasi Hepatitis B bagi tenaga kesehatan.
Pemeriksaan Anti-HBs dilakukan untuk mengetahui kadar antibodi terhadap virus Hepatitis B yang terbentuk setelah pemberian imunisasi. Pemeriksaan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memantau respons kekebalan tubuh tenaga kesehatan terhadap Hepatitis B, mengingat tenaga kesehatan memiliki risiko paparan virus melalui darah dan cairan tubuh selama menjalankan tugas pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat mengetahui status kekebalan tubuhnya sehingga perlindungan terhadap risiko penularan Hepatitis B dapat semakin optimal.
UPTD Puskesmas Sangurara terus berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan keselamatan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Tenaga kesehatan terlindungi, pelayanan kesehatan semakin berkualitas!
